Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Senin, 27 Desember 2010

Museum Seni Rupa dan Keramik ,Indonesia

Indotoplist.com : Gedung Museum Seni Rupa dan Keramik ini dibangun tahun 1870. Awalnya dipakai sebagai lembaga peradilan Belanda atau Read Van Justitie, kemudian pada masa pendudukan Jepang dan perjuangan kemerdekaan Indonesia gedung ini digunakan sebagai asrama militer. Selanjutnya pada tahun 1967 digunakan sebagai kantor Walikota Jakarta Barat. Pada tahun 1986 digunakan sebagai kantor Dinas Museum dan Sejarah DKI Jakarta hingga tahun 1975. Pada tanggal 20 Agustus 1976 diresmikan sebagai gedung Balai Seni Rupa dan kini berganti nama menjadi Museum Seni Rupa dan Keramik
Museum Seni Rupa dan Keramik
Koleksi Seni Rupa
Museum ini memiliki 400-an karya Seni Rupa terdiri dari berbagai bahan dan teknik yang berbeda seperti patung, grafis, totem kayu, sketsa, dan batik lukis.

Diantara koleksi-koleksi tersebut ada beberapa koleksi unggulan dan amat penting bagi sejarah kesenian di Indonesia, antara lain lukisan yang berjudul "Pengantin Cianjur" karya Hendra Gunawan, lukisan "Bupati Cianjur" karya Raden Saleh, lukisan "Ibu Menyusui" karya Dullah, lukisan "Laskar Tritura" Karya S. Sudjojono dan lukisan "Potret diri" karya Affandi.

Patung yang berciri klasik tradisional dari Bali, totem kayu yang magis dan simbolis karya Tjokot dan keluarga besarnya, Totem dan patung kayu karya para seniman modern, antara lain G. Sidharta, Oesman Effendi. Disusul karya-karya ciptaan seniman lulusan akademis, misalnya Popo Iskandar, Achmad Sadali, Srihadi S, Fajkar Sidik, Kusnadi, Rusli, Nashar, Zaini, Amang Rahman, Suprapto, Irsan, Mulyadi W, Abas Alibasyah, Amri Yahya, AS Budiman, Barli, Sudjana Kerton dan banyak seniman lain dari berbagai daerah.

Koleksi keramik di museum ini jumlahnya cukup banyak, terdiri dari keramik lokal dan keramik asing. Keramik lokal berasal dari daerah Aceh, Medan, Palembang, Lampung, Jakarta, Bandung. Purwakarta, Yogyakarta, Malang, Bali, Lombok dan lain-lain. Museum ini juga memiliki keramik dari Majapahit abad ke-14, yang menunjukkan ciri dan keistimewaan yang indah dan bernilai sejarah yang mempunyai keragaman bentuk serta fungsi.

Keramik Asing meliputi berbagai bentuk, ciri, karakteristik, fungsi dan gaya berasal antara lain dari Cina, Vietnam, Thailand, Belanda, Jerman, Timur Tengah. Terbanyak dari Cina terutama pada masa Dinasti Ming dan Ching.

Perputakaan
Museum Seni Rupa dan Keramik dilengkapi sebuah Perpustakaan yang memiliki buku-buku seni rupa yang bisa dijadikan panduan tentang seni rupa.Toko Cinderamata
Museum Seni Rupa dan Keramik memiliki souvenir-souvenir yang spesifik untuk pengunjung seperti: kartu pos, buku seni rupa, kerajinan, sketsa, kipas, patung lucu dan lain-lain.

Waktu Buka:
Museum ini buka setiap hari dari pukul 09.00 - 15.00 WIB Selasa - Minggu.
Museum ini tutup hari Senin / Hari Besar.

Alamat
Jl. Pos Kota No. 2 Jakarta Barat
Phone: (62 21) 690-7062 / 692-6090 / 692-6092 
Sumber : Jakarta City Touris (www.jakarta-tourism.go.id), Gambar: alternatekap.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar